3 Rekomendasi Perusahaan Outsourcing Offshore untuk Bisnis Australia

Cara perusahaan-perusahaan Australia membangun tim teknologi mereka telah berubah drastis dalam  beberapa tahun terakhir.

Mencari developer lokal yang terampil semakin sulit, dan banyak organisasi mulai menjajaki kemitraan dengan offshore outsourcing company serta outsourced IT support.

Tapi platform mana yang benar-benar memberikan hasil nyata?


 

Mengapa Bisnis Australia Melirik ke Luar Negeri

Realitas finansial yang dihadapi perusahaan-perusahaan  Australia sudah tidak bisa diabaikan lagi.

Software developer berpengalaman yang bekerja di Sydney dan Melbourne bisa mengantongi paket kompensasi tahunan mendekati atau bahkan melampaui AUD 150.000, terutama untuk posisi senior.

Belum lagi biaya superannuation pajak penghasilan karyawan, dan biaya rekrutmen yang ikut menambah beban.

Di sisi lain, pasar pengembangan offshore software development terus berkembang pesat. Laporan pasar terbaru memperkirakan sektor ini akan tumbuh dari sekitar USD 120 miliar pada 2023 menjadi sekitar USD 390 miliar pada 2033, dengan laju pertumbuhan tahunan sekitar 12 persen.

Riset dari Deloitte Global Outsourcing Survey 2024 menunjukkan bahwa sekitar 80 persen eksekutif bisnis berencana mempertahankan atau bahkan meningkatkan investasi mereka di bidang outsourcing.

Di luar pertimbangan finansial, ada masalah mendasar soal pasokan tenaga kerja. Riset industri, termasuk estimasi dari IDC mengindikasikan bahwa kekurangan tenaga developer software full-time di seluruh dunia diperkirakan akan mencapai sekitar 4 juta orang pada 2025.

Ketika bisnis kesulitan merekrut developer secara lokal meski sudah menawarkan gaji tinggi, pertanyaannya bukan lagi soal “apakah harus outsourcing,” melainkan “perusahaan outsourcing offshore mana yang bisa dipercaya.”


 

Tiga Platform Terkemuka yang Melayani Perusahaan Australia

Para pengambil keputusan di Australia yang tengah mengevaluasi kemitraan teknologi offshore akan menemukan tiga platform dengan reputasi kuat: Upscalix, VA For Everyone, dan Teamified.

  1. Upscalix

Berkantor pusat di Melbourne, Upscalix telah membangun reputasi sebagai perusahaan pengembangan software offshore terpercaya bagi bisnis Australia yang ingin memperluas kapabilitas teknologi mereka.

Lebih dari sekadar menghubungkan klien dengan talenta remote, Upscalix berperan sebagai mitra sejati yang berkomitmen membantu perusahaan mengakses talenta global terbaik, memperlancar pengiriman proyek, dan menekan biaya operasional tanpa mengorbankan kualitas maupun keamanan.

Sebagai offshore software development company yang berdedikasi, visi mereka menjadi landasan dari semua yang mereka lakukan: meningkatkan kualitas hidup dan organisasi melalui solusi digital inovatif yang mendorong efektivitas, pertumbuhan jangka panjang, dan profitabilitas.

Model operasional Upscalix memadukan keahlian teknis dari Indonesia dengan pengawasan proyek berbasis Australia, sehingga kolaborasi lintas zona waktu dan budaya berjalan mulus.

Yang benar-benar membedakan Upscalix dari perusahaan IT outsourcing lainnya adalah proses seleksi talenta yang ketat, hanya menerima 3 persen terbaik dari para profesional teknologi Indonesia.

Setiap developer offshore Upscalix bekerja mengikuti jam kerja Australia, yakni pukul 09.00 hingga 18.00 AEST.

Ini memungkinkan kolaborasi real-time, partisipasi dalam rapat pagi, dan respons di hari yang sama, sehingga bisnis bisa berinovasi dan berkembang dengan lebih efisien.

Upscalix melaporkan bahwa klien mereka sering kali berhasil menekan biaya hingga 70 persen dibandingkan rekrutmen lokal yang setara, dan penghematan ini bertahan dalam jangka panjang karena tingkat pergantian karyawan di tim mereka dijaga di bawah dua persen per tahun.

Transparansi juga menjadi pilar utama model mereka. Klien mendapatkan visibilitas penuh atas perkembangan dan pengiriman proyek di setiap tahapan.

Upscalix menawarkan layanan lengkap, mulai dari tim pengembangan offshore khusus, pengembangan software kustom, pengembangan aplikasi mobile kustom, hingga keahlian developer AI.


 

  1. VA For Everyone

VA For Everyone (VAFE) berkantor pusat di Melbourne dan telah cepat membangun reputasi sebagai perusahaan outsourcing offshore andalan bagi bisnis Australia yang membutuhkan lebih dari sekadar developer.

Perusahaan ini menghubungkan klien Australia dengan profesional Indonesia yang terampil di berbagai fungsi bisnis, mulai dari asisten virtual dan pembukuan hingga tim pengembangan lengkap dan dukungan pelanggan.

Keunggulan VAFE di antara perusahaan IT outsourcing company lainnya terletak pada pendekatan rekrutmen yang terstruktur. Setiap kandidat memiliki gelar sarjana, fasih berbahasa Inggris secara penuh, dan melewati proses vetting yang ketat sebelum dicocokkan dengan klien.

Hal ini memastikan bisnis mendapatkan profesional yang dapat berintegrasi dengan lancar ke dalam budaya kerja dan gaya komunikasi Australia.

Sistem paket fleksibel mereka memudahkan bisnis dari berbagai skala untuk memulai. Pilihannya mulai dari blok 20 jam per bulan untuk tugas-tugas ringan hingga paket 100 jam untuk dukungan operasional berkelanjutan, semuanya sudah termasuk manajer talenta khusus dan pemantauan kinerja mingguan.

Klien melaporkan pengurangan biaya operasional hingga 78 persen sekaligus peningkatan produktivitas sebesar 13 persen.

Di luar layanan asisten virtual, VAFE juga menawarkan outsourcing tim pengembangan, manajemen media sosial, pengaturan janji temu, outsourcing proses bisnis, serta layanan unik berbasis proyek “Get it Done” bagi perusahaan yang butuh tugas tertentu diselesaikan tanpa komitmen jangka panjang.

Keluasan layanan ini menjadi keunggulan tersendiri bagi organisasi yang ingin menggunakan outsource IT services sekaligus fungsi operasional lainnya di bawah satu penyedia terpercaya.

  1. BruntWork

Didirikan pada 2020, BruntWork beroperasi sebagai perusahaan outsourcing yang sepenuhnya remote dan virtual-first di lebih dari 40 negara.

Rata-rata waktu rekrutmen 14 hari dan katalog layanan yang luas, mencakup asisten virtual, dukungan pelanggan, pemasaran digital, dan pengembangan web, menjadikan mereka pilihan praktis bagi bisnis yang ingin mengkonsolidasikan berbagai fungsi outsourcing di bawah satu atap.

Kolam talenta mereka terutama berasal dari Filipina dan Kolombia, dengan penghematan biaya 70 hingga 80 persen dibandingkan rekrutmen lokal.

BruntWork cocok untuk organisasi yang mengutamakan kecepatan deployment dan cakupan operasional yang luas.

Bisnis dengan kebutuhan lebih spesifik seputar pengembangan software khusus, vetting teknis yang mendalam, dan keselarasan jam kerja Australia kemungkinan akan menemukan mitra pengembangan offshore yang lebih terspesialisasi sebagai pilihan yang lebih tepat.


 

Menentukan Pilihan

Memanfaatkan sumber daya pengembangan software offshore kini telah menjadi keharusan bagi perusahaan Australia yang ingin tetap kompetitif.

Organisasi yang berhasil menguasai kemitraan internasional ini akan melampaui mereka yang masih terbatas oleh batas geografis.

Baik untuk membangun produk skala penuh maupun custom software development yang lebih fokus, mitra offshore yang tepat dapat mengubah roadmap berbulan-bulan menjadi hitungan minggu.

Bagi bisnis yang mengutamakan kualitas premium sekaligus kompatibilitas zona waktu Australia, Upscalix menawarkan proposisi paling kuat sebagai perusahaan IT outsourcing.

Developer mereka yang fasih berbahasa Inggris, praktik operasional yang transparan, model keterlibatan yang fleksibel, serta komitmen untuk menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan setiap bisnis, menjawab kekhawatiran utama yang dibawa klien Australia ke dalam kemitraan offshore.

Lanskap perusahaan outsourcing offshore menawarkan peluang nyata bagi bisnis Australia untuk memanfaatkan talenta internasional dan dukungan IT outsourced demi keunggulan kompetitif.

Pertanyaannya bukan lagi apakah harus menjalin kemitraan ini, melainkan penyedia outsourcing mana yang paling selaras dengan tujuan strategis Anda.


 

Upscalix

———————

Level 11/580 Collins St, Melbourne, VIC 3000, Australia

https://maps.app.goo.gl/oHFxXb5W26baQ7d47

Website : https://upscalix.com.au/

Youtube : https://www.youtube.com/@upscalix

LinkedIn: https://www.linkedin.com/company/upscalix/


 

FAQ

  1. Apa saja 3 rekomendasi perusahaan outsourcing offshore untuk bisnis Australia?

Upscalix, VA For Everyone, dan BruntWork.

  1. Mengapa perusahaan Australia memilih outsourcing offshore dibanding rekrutmen lokal?

Gaji developer lokal bisa melampaui AUD 150.000. Indonesia menawarkan keselarasan zona waktu yang dekat dengan Australia, kompatibilitas budaya, dan keunggulan biaya yang signifikan, di pasar yang diprediksi tumbuh mendekati USD 413 miliar pada 2033.

  1. Berapa penghematan biaya tipikal saat merekrut melalui perusahaan outsourcing offshore?

Bisnis Australia umumnya menghemat antara 70 hingga 80 persen dibandingkan rekrutmen lokal, setelah memperhitungkan gaji, superannuation, pajak penghasilan karyawan, dan biaya rekrutmen. Besaran penghematan yang tepat bergantung pada penyedia, model keterlibatan, dan senioritas peran yang diisi.

Tinggalkan komentar