Close

Mengenal Biaya Haji Plus 2020

Ibadah haji adalah ziarah tahunan yang dilakukan oleh umat muslim ke kota suci Makkah setidaknya sekali seumur hidup. Jika dilihat dari pelaksanaannya, ibadah haji terdiri atas dua jenis, yakni Haji Plus dengan menggunakan biaya haji plus dan Haji Reguler.

Haji merupakan satu dari lima Rukun Islam selain syahadat, salat, zakat, dan puasa. Di baawah ini akan dijelaskan mengenai haji plus.

Mengenal Biaya Haji Plus

Haji plus merupakan salah satu program haji yang dilaksanakan pihak penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Pelaksanaannya biasanya ditangani oleh pihak swasta, sehingga haji plus tetap diawasi langsung oleh Kemenag RI.

Program haji plus bisa menjadi alternatif untuk kaum muslim yang memiliki kemampuan finansial baik. Hal ini dilakukan agar masa tunggu ibadah haji ke Tanah Suci lebih cepat. 

Umumnya, biaya haji plus lebih mahal ketimbang biaya haji reguler. Walaupun biaya haji plus mahal dibandingkan biaya haji reguler, namun fasilitas dan poin plus yang didapatkan seimbang dengan nominal pengeluaran.

Biaya haji plus 2022

Semakin lama antrian haji, pasti membuat sebagian besar  umat muslim merasa cemas. Hal ini bukan soal biaya, namun juga faktor usia, dan kesehatan. 

Sistem Antrian Haji (Siskohat) memang harus menunggu bertahun-tahun, hal ini berlaku untuk haji reguler. Sementara itu, untuk dapat menempuh siskohat yang pendek Anda bisa menggunakan haji plus.

Sama seperti traveling plus, ongkos haji plus jauh lebih mahal dibandingkan dengan haji reguler. Haji reguler ini harus mengikuti beberapa tahapan Siskohat yang langsung diatur oleh pemerintah.

Hal ini karena peminatnya terlalu besar dan kuota yang diberikan pun terbatas. Bahkan, Siskohat haji reguler dapat mencapai antrian sampai bertahun-tahun.

Berdasarkan, Keputusan Presiden (Keppres) terkait Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) haji plus  minimal sebesar USD 8.500-9.000 bila dirupiahkan menjadi Rp. 121 juta sampai Rp. 128 juta.

Harga ini terbilang 3 kali lipat lebih mahal ketimbang biaya haji reguler hanya sekitar Rp. 35 jutaan. Namun, dengan biaya tersebut, Anda bisa memperoleh antrian haji lebih cepat sekitar 5-7 tahun ketimbang haji reguler yang waktu tunggunya mencapai belasan tahun.

Selain itu, bisa menggunakan haji khusus, nantinya akan mendapatkan fasilitas yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan haji reguler.

Namun, besarnya biaya haji plus ini tidak termasuk pengeluaran pribadi, biaya pembuatan paspor, biaya perlengkapan haji jemaah. Selain itu, ada dokumen perjalanan lainnya, acara di luar program, kelebihan bagasi, biaya vaksin meningitis, dan biaya prosesi haji yang harus dilengkapi.

Bagi Anda yang ingin melaksanakan haji, saat ini sudah tidak perlu bingung lagi karena sudah ada jasanya. Demikianlah informasi yang bisa disampaikan mengenai biaya haji furoda. Semoga dapat menambah referensi dan bermanfaat untuk semuanya.

Tinggalkan komentar